
Lumajang – Sebuah kandang sapi milik warga di RT 26 Dusun Duko, Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, mengalami kebakaran pada waktu salat Magrib. Berkat respons cepat pemerintah kecamatan, aparat, dan gotong royong masyarakat, kobaran api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke rumah pemilik kandang.
Berdasarkan informasi di lokasi kejadian, kebakaran bermula ketika pemilik kandang melihat banyak nyamuk di sekitar kandang. Atas inisiatif sendiri, pemilik kemudian membakar sampah di area sekitar kandang. Namun, kondisi atap kandang yang sebagian besar terbuat dari serabut kelapa dan kayu diduga menyebabkan api dengan cepat menyambar bangunan.
Setelah membakar sampah, pemilik kandang meninggalkan lokasi untuk melaksanakan salat Magrib. Usai menunaikan ibadah, ia mendapati kandang telah dilalap api dengan kobaran yang semakin membesar. Menyadari kondisi tersebut, pemilik segera berteriak meminta pertolongan warga sekitar.
Warga yang berdatangan langsung bergotong royong memadamkan api menggunakan peralatan seadanya agar kobaran tidak semakin meluas. Di saat yang sama, Camat Kedungjajang segera menghubungi petugas Pemadam Kebakaran untuk memberikan bantuan penanganan di lokasi kejadian.
Camat Kedungjajang hadir langsung di lokasi bersama perangkat desa, Ketua RT dan RW, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta masyarakat untuk membantu proses pemadaman dan memastikan situasi tetap aman dan terkendali.
Berkat kerja sama seluruh pihak, api akhirnya berhasil dipadamkan sebelum menjalar ke rumah pemilik kandang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Dua ekor sapi yang berada di dalam kandang juga berhasil diselamatkan oleh warga.
Akibat kejadian ini, bangunan kandang mengalami kerusakan berat hingga ludes terbakar. Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan pembakaran sampah, terutama di sekitar bangunan yang memiliki material mudah terbakar, guna mencegah terjadinya kebakaran yang dapat menimbulkan kerugian lebih besar.